Jumat, 17 Mei 2013

on Leave a Comment

BBM Dijual Blackberry ke Android dan iOS, Buat Apa Beli Blackberry?

Aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger atau yang dikenal lewat akronim BBM selama ini selalu menjadi salah satu fitur eksklusif yang hanya tersedia di smartphone BlackBerry.

Namun, eksklusivitas tersebut akan segera hilang begitu BlackBerry merilis aplikasi BBM untuk iOS dan Android pada pertengahan 2013 mendatang melalui toko aplikasi tiap-tiap platform.

Langkah yang mengejutkan ini disebut CEO BlackBerry Thorsten Heins sebagai sebuah "pernyataan percaya diri" perusahaannya. BlackBerry berharap bisa memperluas basis pelanggan BBM dan memonetisasi aplikasi tersebut begitu hal itu tercapai.

Meski bisa membuat BBM menjadi lebih relevan di tengah-tengah meningkatnya popularitas aplikasi pesan instan lintas platform, keputusan tersebut juga berpotensi menjadi bumerang bagi handset BlackBerry.

Larry Magid dari Forbes berpendapat bahwa pengguna BlackBerry yang memakai perangkat tersebut untuk chatting melalui BBM nantinya bisa beralih dengan bebas ke iPhone ataupun ponsel Android karena tak lagi terikat dengan eksklusivitas BBM.

Topik ini menjadi perbincangan hangat di kalangan konsumen BlackBerry, termasuk di Indonesia. Sebuah thread yang membahas kemungkinan di atas bahkan terpilih menjadi salah satu "hot thread" di forum komunitas online Kaskus.

Lantaran populer di Indonesia, handset BlackBerry banyak dipakai oleh pengguna dari berbagai kalangan. Smartphone BlackBerry kerap terlihat dalam genggaman, bersama iPhone atau smartphone Android, karena pemiliknya tidak bisa lepas dari kontak BBM yang sudah terlanjur banyak serta hanya bisa diakses dari perangkat BlackBerry.

Kini, dengan dibukanya pintu bagi BBM di iOS dan Android, apa alasan untuk tetap menggunakan ponsel BlackBerry?

Biarpun mungkin terkesan bisa menimbulkan blunder, keputusan BlackBerry ini sebenarnya dimaksudkan justru untuk mencegah pengguna BlackBerry beralih ke lain hati.

Harapannya, keberadaan BBM di iPhone dan Android bisa mendongkrak popularitas layanan chatting tersebut sekaligus memberi jaringan kontak yang lebih luas bagi pengguna BBM di BlackBerry.

Mengapa baru sekarang?

Lalu kenapa hal tersebut tidak dilakukan sedari dulu? Jim Dawson, kepala analis bidang telekomunikasi lembaga riset Ovum, mengatakan bahwa BlackBerry sudah lama berencana melepas BBM ke Android dan iOS. Hal ini baru menjadi kenyataan setelah dipicu oleh menurunnya basis pelanggan BlackBerry.

Hingga kuartal kedua tahun lalu, jumlah pelanggan BlackBerry secara terus-menerus mencatat peningkatan. Namun semenjak itu, kecenderungan sebaliknya terjadi: jumlah pelanggan BlackBerry berangsur turun dari angka puncaknya sebesar 80 juta.

"Banyak pengguna BlackBerry yang beralih ke platform lain dan oleh karena itu meninggalkan BBM. Nilai aplikasi itu jadi berkurang," ujar Dawson, seperti dikutip oleh The Verge. "Kalau ditunggu lebih lama lagi, bisa-bisa BBM benar-benar tidak ada artinya. Mereka (BlackBerry) ingin melakukan itu selagi masih ada waktu untuk memanfaatkan basis pengguna BBM."

BlackBerry mengklaim saat ini terdapat 60 juta pengguna BBM di seluruh dunia. Lebih dari 51 juta orang menggunakan BBM rata-rata 90 menit per hari. Secara keseluruhan, setiap harinya, ada 10 miliar pesan yang dikirim dan diterima pelanggan BBM. BlackBerry mengklaim jumlah ini dua kali lebih banyak dari pesan yang dikirim dan diterima aplikasi pesan instan lain.

Dengan turut hadir di iPhone dan Android, BBM nantinya akan bersaing langsung dengan aplikasi pesan instan lain, seperti WhatsApp, Line, Kakao Talk, ataupun WeChat yang lebih dulu meraih pengguna di kedua platform tersebut. Whatsapp, misalnya, sudah memiliki 200 juta pengguna secara global.

Menurut penjelasan di dalam blog BlackBerry, BBM untuk iPhone dan Android pada awalnya hanya akan memiliki fungsi-fungsi dasar seperti multi-chat serta membuat grup BlackBerry hingga 30 kontak dengan pembagian kalender, foto, dan file. Dukungan voice dan video chat rencananya akan ditambahkan ke BBM versi iOS dan Android pada akhir tahun ini.
Sumber: http://tekno.kompas.com/

Selasa, 16 April 2013

on Leave a Comment

Mendaftar Paket Blackberry Telkomsel Full Service

Paket Blackberry Telkomsel - Sebelumnya saya ucapkan terimakasih sudah mampir di blog ini. Kali ini saya ingin membahas tentang paket blackberry telkomsel full service. Alasan kelengkapan fitur dan kualitas jaringan yang prima adalah salah satu alasan di antara beberapa alasan. Dengan paket blackberry full service kita bisa mendapatkan semua fitur yang ada pada handset BB kita, mulai dari browsing,download email,BBM-an,chatting, facebook-an,twiter-an dll

Registrasi dan Aktivasi Paket BlackBerry telkomsel full service.
Cara pertama, melalui menu umb
Akses *363# Pilih Paket Blackberry lalu pilih paket blackberry full service (harian, mingguan, atau bulanan)

Cara kedua, lewat SMS
  • Paket harian, ketik : bbhari (spasi) reg lalu kirim ke 333 
  • Paket Mingguan, Ketik: bbminggu (spasi) reg kirim ke 333 
  • Paket Bulanan, Ketik: bb (spasi) reg kirim lalu ke 333 
Pelanggan akan mendapatkan SMS konfirmasi, jika setuju balas dengan BB(spasi)ON ke 333.
Untuk berhenti dari layanan BlackBerry Telkomsel dapat melalui sms dengan mengetik BB(spasi)unreg dan kirim ke 333

Nah, uraian di atas adalah langkah-langkah untuk mendaftar atau registrasi paket blackberry telkomsel full service. Silahkan pilih cara yang paling mudah menurut gadgeter, jika ada pertanyaan atau pengalaman, jangan ragu-ragu untuk berbagi di kolom komentar.

Bagi gadgeter yang belum paham mengenai paket ini silahkan langsung menuju ke web telkomsel, siapa tau ada update terbaru yang lolos dari pantauan admin.